5 Penyebab Kulit Kepala Mengalami Ketombe Ringan Hingga Ketombe Berkerak Yang Perlu Diketahui

Masalah kulit kepala yang cukup banyak dialami oleh pria ataupun wanita adalah ketombe. Ketombe biasanya dapat diketahui dengan mudah dengan munculnya lapisan kulit kepala yang terkelupas berwarna putih sehingga ketika rambut disisir, seringkali jatuh ke bahu atau bagian tubuh lain. Masalah seperti ini terkadang membuat tidak PD sehingga memang sudah seharusnya diatasi.

Pada kasus yang lumayan parah, ketombe tidak hanya hadir dalam bentuk serpihan putih tetapi juga dalam bentuk ketombe berkerak . Biasanya, orang yang mengalami ketombe berkerak pada bagian kulit kepala akan merasakan gatal dan kulit yang terasa kering. Sebenarnya, apa saja penyebab atau faktor yang bisa menyebabkan masalah ini terjadi? Berikut beberapa dianataranya:

1.      Salah Pilih Shampo

Ada banyak jenis shampo yang beredar dipasaran dan kita seringkali memilihnya asal-asalan tanpa mau mengetahui jenis shamoo apa yang kiranya cocok untuk rambut dan jenis kulit kepala yang kita miliki. Pada dasarnya, setiap shampo dibuat dengan komposisi atau formula yang berbeda-beda sehingga hal inilah yang membuat tidak semua jenis shampo dapat cocok digunakan. Bisa saja, shampo yang saat ini kamu gunakan tidak sesuai dengan kebutuhan rambut serta kondisi jenis kulit kepala yang mana akhirnya menyebabkan kulit kepala jadi berketombe.

2.      Jarang Keramas

Kulit kepala memproduksi minyak secara alami untuk membuat kondisi kulit tetap lembab, namun pada kondisi tertentu, produksi minyak ini bisa berlebih sehingga jika bercampur dengan kotoran seperti debu, sel kulit mati dan lainnya maka akan menyebabkan timbulnya ketombe bahkan hingga berkerak pada permukaan kulit kepala. Untuk menjaga kulit kepala tetap bersih serta rambut senantiasa wangi dan tidak lecek, rutinkan untuk melakukan keramas minimal 2-3 kali seminggu.

3.      Salah Menggunakan Model Sisir Rambut

Penyebab lainnya yang dapat membuat kualitas kulit kepala dan rambut jadi rusak adalah salah memilih sisir yang biasa digunakan. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa memilih model serta bentuk sisir yang tepat akan sangat berpengaruh terhadap kondisi rambut. Jika kulit kepala relatif sensitif, maka pilih model sisir dengan ujung gerigi yang tidak terlalu tajam serta memiliki tingkat kerapatan sedang. Hindari menggunakan sisir yang rapat dan tajam karena ini akan mengakibatkan lapisan kulit kepala mudah rusak bahkan bisa terjadi iritasi.

4.      Adanya Jamur Malassezia

Setiap orang memiliki jenis jamur Malasseizia di bagian permukaan kulit kepalanya. Jenis jamur ini sebenarnya bermanfaat guna memakan sel kulit mati pada kulit kepala serta membantu mengurangi kadar minyak. Namun, pada kondisi dimana terjadi penumpukan kotoran, sel kulit mati hingga minyak pada kepala, justru akan membuat jamur ini mudah berkembang biak dan akhirnya malah menimbulkan ketombe. Untuk itu, pilih jenis shampo yang tepat dan rutin keramas untuk mencegah penumpukan kotoran pada kulit kepala.

5.      Faktor Lingkungan

Orang-orang yang berada di lingkungan padat penduduk, memiliki tingkat polusi yang tinggi serta cuaca yang panas cenderung lebih mudah mengalami berbagai masalah rambut, mulai dari rambut kering, berketombe, bau apek dan lainnya. Itulah mengapa, penyebab lainnya yang bisa dikatakan turut mempengaruhi kondisi rambut kita adalah faktor lingkungan. Terlebih jika cuaca sedang panas, dimana rambut akan mudah terpapar oleh sinar matahari, terkena debu dan cepat berminyak, maka potensi terjadinya kulit kepala berkotembe juga semakin tinggi. Pastikan untuk tetap merawat rambut dengan melakukan berbagai perawatan ekstra saat cuaca sedang tidak bersahabat, caranya bisa dimulai dengan yang mudah yaitu berkeramas secara teratur menggunakan shampo yang sesuai dengan kebutuhan rambut dan jenis kulit kepala, creambath, menggunakan vitamin rambut untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi kulit kepala dan juga memilih model sisir yang tepat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*