Bapak Darsono, Mencari Sesuap Nasi dengan Menjadi Tukang Potong Rambut Keliling

Mencari tempat potong rambut tidaklah sulit. Baik di kota maupun di kampung, toko potong rambut pria wanita tersebar di mana-mana. Oleh karena itu, kita tidak perlu khawatir jika rambut sudah gondrong atau butuh untuk dirapikan. Selain itu, harganya pun murah meriah, mulai dari Rp. 10.000 sampai Rp. 30.000. Dengan harga yang cukup terjangkau tersebut, kita bisa mendapatkan model rambut yang diinginkan.

Bagi warga yang tinggal di sekitar Kebon Kacang, Jakarta Pusat, mereka tidak perlu repot pergi ke toko potong rambut. Pasalnya, ada bapak tukang potong rambut yang biasa berkeliling di sekitar sananya. Orang-orang memanggilnya Pak Darsono. Ia dikenal sangat baik oleh warga di sana karena pria berusia 71 tahun tersebut sudah menjadi tukang potong rambut keliling selama 31 tahun. Tarifnya pun seikhlasnya, sehingga pelanggan bisa membayar semampunya.

Sosok Pak Darsono

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, Pak Darsono berjuang seorang diri menjadi seorang tukang potong rambut keliling. Pekerjaan ini sudah ia lakoni selama berpuluh-puluh tahun, sehingga sudah banyak orang yang mengenalnya, khususnya di daerah kebon kacang. Pak Darsono biasanya mendapatkan pelanggan laki-laki karena ia hanya bisa memotong model rambut khusus laki-laki. Namun, model rambut perempuan juga bisa ia lakukan, tetapi dengan model yang umum digunakan.

Selain wilayah Kebon Kacang, Pak Darsono juga biasa berkeliling ke daerah-daerah lainnya. Ia biasa berkeliling di daerah Kebon Melati, Kebon Pala, Penjompong, dan Petamburan. Setelah itu, ia kembali lagi ke daerah Kebon Kacang. Jarak pun tidak menjadi masalah. Sejauh apapun lokasi yang harus ditempuh, Pak Darsono akan terus melangkah demi mendapatkan pelanggan, sehingga kebutuhan sehari-harinya bisa tetap terpenuhi.

Setelah hari mulai gelap, Pak Darsono tidak pulang ke rumahnya. Ia hanya tinggal di sebuah mushola yang terletak di Mushola Pasar Gandaria Kebon Kacang 1, Tanah Abang, Jakpus. Ia di sana hanya seorang diri, sedangkan istri dan anak-anaknya berada di kampung halaman. Oleh karena itu, Pak Darsono berharap suatu hari nanti ia bisa berkumpul kembali bersama keluarganya di kampung halaman tercinta.

Memulai Kebaikan bersama Allianz

Sosok Pak Darsono dalam mencari nafkah tentu saja sangat inspiratif. Di usianya yang sudah sepuh, ia tetap gigih mencari uang bahkan sampai rela meninggalkan anak dan istrinya. Untuk itu, kita bisa memulai kebaikan dari sekarang agar sosok-sosok seperti Pak Darsono bisa mendapatkan manfaat yang berlimpah.

Untuk memulai kebaikan, kita bisa menggunakan produk asuransi syariah AlliSya Protection Plus dari Allianz. Produk asuransi syariah ini bisa memberikan kebaikan maksimal berupa perlindungan jiwa dan kesehatan terbaik untuk orang-orang di sekitar kita. Untuk itu, masa depan bisa lebih terjamin tanpa harus merasa khawatir.

Selain itu, kita juga bisa mewakafkan sebagian dari harta kita melalui fitur Asuransi Syariah Indonesia Allianz. Melalui fitur ini, kita bisa membantu orang-orang yang sedang mengalami masalah finansial dengan menyisihkan sebagian dana musibah. Dari dana tersebut, ada banyak kebaikan yang bisa dirasakan oleh orang banyak.

Untuk itu, mari #AwaliDenganKebaikan bersama Allianz. Dengan hal-hal baik, kita bisa memberikan manfaat tidak terhingga pada orang-orang di sekitar kita. Selain itu, menebarkan kebaikan juga bisa membantu Pak Darsono mendapatkan paket umroh gratis dari Allianz. Oleh karena itu, mulailah kebaikan dari hal-hal kecil agar banyak orang yang bisa merasakan manfaatnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*