Langkah Penyusunan Market Fit yang Benar

Penyusunan market fit yang benar adalah suatu konsep penting yang dapat dilakukan untuk membangun sebuah start-up. Pasalnya produk market fit adalah objektif sebuah start-up yang harus dijalankan di tahap awal atua speed. 

Definisi dari produk market fit itu sendiri berada di pasar yang terbaik dengan produk yang bisa dan harus memuaskan pasar tersebut. Hal ini memerlukan langkah penyusunan market fit yang baik dan benar

Apa Saja Langkah Penyusunan Market Fit yang Benar ?

 

Perlu Anda ketahui bahwa saat ini banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk mencapai market fit yang benar, yang mana hal paling populer adalah enam langkah yang bisa Anda gunakan untuk mencapai produk market fit. 

Produk market fit adalah produk yang berada di pasar yang baik dan produk tersebut dapat memuaskan pasar itu sendiri. Langkah penyusunan market fit yang benar terbagi menjadi enam langkah, adapun langkah – langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Langkah Pertama

Langkah pertama untuk menyusun market fit yang benar adalah menentukan target pelanggan atau pengguna. Menentukan target pelanggan yang akan Anda sasar. Karena sebuah keberhasilan sebuah produk amat bergantung pada target pelanggan yang tepat. 

Anda dapat dengan mudah menggunakan segmentasi pasar agar dapat mengetahui secara spesifik siapa target pelanggan yang akan Anda sasar.

  • Langkah Kedua

Langkah kedua yang bisa dilakukan untuk mencapai market fit yang benar adalah mengidentifikasi kebutuhan pelanggan atau pengguna yang akan Anda sasar. Anda dapat mengembangi sebuah produk yang dapat menjawab kebutuhan pengguna akan hal yang belum dapat memuaskan mereka. 

Ketika hal itu terjadi, maka pengguna akan menilai produk yang Anda produksi bermanfaat atau tidak untuk mereka, dari sekian banyak produk pilihan yang berada di pasar.  

  • Langkah Ketiga

Langkah ketiga adalah menentukan value proposition dari produk yang telah Anda produksi dan produk yang di distribusikan tersebut. Hal ini berupa sebuah planning anda tentang apa dan bagaimana produk akan memenuhi kebutuhan pengguna lebih baik, disbanding dengan alternatif yang telah ada sebelumnya. Anda dapat memfokuskan pada beberapa hal saja yang paling berimpak, dari semua kebutuhan pengguna yang dapat ditangani. 

  • Langkah Keempat

Anda dapat merancang fitur dari minimum viable produk pada langkah keempat. Setelah hal itu selesai, maka Anda dapat mengetahui secara jelas value proposition. Lalu Anda dapat menentukan fungsi atau fitur apa yang perlu dimasukkan.

Dalam hal ini Anda dapat dengan fokus pada nilai yang ditawarkan. Tentunya Anda tak boleh menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengembangkan produk yang tidak diinginkan oleh pengguna. 

  • Langkah Kelima

Langkah kelima adalah membuat MVP dan mengembangkannya dalam bentuk yang paling dapat diterima oleh pengguna. Hal ini adalah fitur yang dapat menjawab kebutuhan pengguna. 

Bentuk sederhana dari fitur ini adalah design produk dengan user experience yang sesuai dengan value proposition. Anda dapat dengan mudah membuat minimum viable produk dan mengembangkannya. 

  • Langkah Keenam

Langkah terakhir adalah menguji coba minimum viable produk pada pengguna agar tercapai langkah penyusunan market fit yang benar karena setelah MVP siap maka telah saatnya Anda mengujinya. Langkah ini penting untuk meminta feedback atau masukan dari target pengguna Anda. Anda dapat mengulangi keenam proses ini untuk mendapat peluang market fit produk. 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *