Petualangan Mencicipi Aneka Kuliner Lokal Terbaik di Singapura

Sebagai kota yang paling maju pesat di kawasan Asia Tenggara, tidak heran jika Singapura mampu menarik perhatian banyak orang sejak lama, di mana kemudian  menciptakan keunikan budaya yang sulit dikomparasi dengan tempat lain.

Di kota yang juga sekaligus sebuah negara ini, kehidupan berjalan sangat dinamis, menghasilkan beragam pengalaman unik yang memadukan kesan modern dan multikulturalisme. Tidak terkecuali pada sajian kuliner khas setempat, yang belakangan menjadi salah satu andalan utama Negeri Siga dalam menarik kunjungan wisatawan dari mancanegara.

Tidak hanya Chili Crab, kuliner Singapura sangatlah beragam, mengingat posisinya sebagai melting pot terbesar di kawasan Asia Tenggara. Kamu dengan mudah menemukan aneka jenis makanan lokal yang lezat, perpaduan dari tradisi memasak bangsa Melayu, China Pernakan, India, dan masih banyak lainnya.

JIka Anda telah siap untuk menjelajah keragaman kuliner di SIngapura, pesan segera tiket pesawat ke Singapura dan nikmati aneka kuliner lezat yang telah menunggu disana. Ini lima rekomendasi tempat kuliner terbaik yang jangan sampai terlewatkan oleh Anda.

  1. Kaya Toast

Mulailah hari seperti kebanyakan warga Singapura, dengan menyantap roti panggang putih lembut berisi selai kaya yang manis. Selai kaya dibuat dari perpaduan santan, gula, pandan dan telur, yang umumnya disajikan sebagai isian roti panggang bertesktur garing. Biasanya, kaya toast disajikan bersama dengan telur rebus dan kopi khas Singapura yang berkesan ringan di lambung. Ada banyak kopitiam (kedai kopi khas Singapura) yang menawarkan kaya toast, namun hanya di Tong Ah Eating House saja yang mampu memberikan kepuasan dalam menemukan aneka varian kaya toast menarik.  

  1. Fish Head Curry

Sajian ini sanga populer di Singapura, menggabugkan tradisi masak khas India dan China ke dalam satu piring yang berisi kebahagiaan. Tradisi India terlihat jelas pada penggunaan kuah kari yang kaya akan rempah. Sedangkan tradisi China terletak pada penggunaan kepala ikan kakap besar. Itulah mengapa menu ini tersedia tidak hanya di restoran khas India, melainkan juga di tempat makan Peranakan. Bagian pipi lembut dianggap yang terbaik, dan bola mata juga merupakan titik kenikmatakan lainnya. Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi sajian ini adalah di Muthu Curry, yang populer sejak dekade 1980-an di kalangan penduduk lokal dan turis asing.

  1. Barbeque Stingray

Ikan pari (stingray) dapat dimakan, di mana fakta ini tidak luput dari perhatian para petualang kuliner Singapura. Ikan pari dibakar di atas bara dan diberi saus sambal pedas, yang terdiri dari kombinasi lezat cabai, udang kering (ebi), saus ikan, bawang putih, jahe, bawang merah, gula dan asam Jawa. Perpaduan bumbu kompleks itu menjadi siraman yang sempurna di atas potongan ikan pari yang bertesktur lembut dan gurih itu. Untuk pengalaman yang sedikit berbeda, datanglah ke Chomp Chomp BBQ di Ang Mo Kio, sebuah daerah perumahan di Singapura, sayap ikan pari direndam perlahan di sambal sebelum dibungkus dengan daun pisang dan dipanggang.

  1. Oyster Omelet

Omelet tiram, atau orh luak, memang mencirikan tampilan apa adanya, yakni tiram yang dimauskkan ke dalam  adonan omelet kental, yang terbuat dari tepung tapioka atau tepung kentang, dan digoreng hingga terasa renyah di luar dan empuk di dalam. Kontras dari tepi luar telur yang renyah dan tiram yang lembut, selalu mampu menarik perhatian banyak orang untuk datang lagi dan lagi. Sajian ini akan terasa semakin nikmat dengan tambahan saus cabai pedas dan taburan daun ketumbar. Lokasi terbaik untuk menikmati sajian ini adalah di Simon Road, di mana keahlian meracik oyster omelette telah diakui selama berpuluh-puluh tahun.

  1. Chili Crab

Chili crab adalah salah klaim kuliner nomor satu di Singapura yang terkenal di seantero dunia. Menurut sejarah setempat, hidangan itu diciptakan oleh Madam Cher Yam Tian pada 1956, ketika dia akan menjual kepiting lumpur dengan saus tomat manis dan pedas dari gerobak dorong. Dia mempertaruhkan kesuksesan lapak kaki limanya ke sebiah restoran permanen yang kini bernama  Palm Beach Seafood Restaurant, dan terus populer hingga saat ini. Cher dan suaminya menjual sebagian dari saham mereka dalam bisnis tersebut, dan pindah ke Selandia Baru lebih dari 30 tahun yang lalu, Namun, legenda kelezatan chili crab racikannya tidak pernah berubah dari masa ke masa.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*