Tips Mencegah Gejala Difteri agar Tak Timbul pada Bayi

Difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini sangat rentan terjadi pada bayi-bayi tak terkecuali pada bayi. Bayi sangat mudah untuk terserang difteri karena ketahanan tubuhnya yang masih rendah. Bagi Anda yang mempunyai bayi, dapat dilakukan pencegahan gejala difteri agar bayi Anda tidak teserang difteri: Berikut cara pencegahannya:

  1. Imunisasi

Bila Anda telah mempunyai bayi, maka periksalah status imunisasi rutin pada bayi Anda apakah sudah lengkap. Jika imunisasi yang diberikan tersebut dirasa belum lengkap, maka segeralah Anda untuk melengkapinya. Cara ini juga dapat dilakukan sebagai bagian untuk mendukung program pemerintah yakni pelaksaanan ORI.

ORI (Outbreak Response Immunizatio) merupakan program pemerintah yang dilaksbayian oleh Dinas Kesehatan. Programnya yakni dengan imunisasi untuk pencegahan penyakit difteri pada anak yang berusia sasaran 1 tahun hingga 19 tahun.

Ikatan Dokter Indonesia memberikan saran untuk imunisasi difteri pada usia kurang dari 1 yang harus mendapatkan sebanyak 3 kali imunisasi difteri. Sedangkan untuk anak usia 1 hingga 5 tahun mendapatkan ulangan imunisasi sebanyak 2 kali.

Keberhasilan dalam mencegah penyakit difteri dengan cara imunisasi sangat ditentukan oleh cakupan imunisasi itu sendiri yakni sebesar 95%. Jadi bagi Anda yang mempunyai bayi, agar secara berkala untuk mendapatkan imunisasi dari berbagai macam penyakit, salah satunya adalah difteri.

  1. Pemberian Antibiotik

Bagi bayi yang timbul gejala-gejala difentri dapat memberikan antibiotik. Hal tersebut dilakukakn agar membunuh bakteri yang dapat menyebabkan difentri lebih parah lagi pada bayi Anda. Dalam pemberian antibiotik ini harus dilakukan dengan dosis sesuai yang diizinkan oleh dokter.

  1. Menjaga Kebersihan

Cara yang paling sederhana untuk mencegah terjadinya gejala difteri pada bayi Anda, adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar bayi ataupun menjaga kebersihan dari bayi tersebut. Dengan menjaga kebersihan ini, lingkungan Anda setidaknya tidak terdapat microorganisme yang berbahaya khususnya dari bakteri penyebab difteri.

  1. Peningkatan Imunitas

Bayi yang memang memliki daya tahan tubuh atau imunitas yang rendah rentan terjangkit penyakit, tak terkecuali dengan difteri. Salah satu upaya yang dapat digunakan untuk mencegah timbulnya difteri pada bayi adalah dengan peningkatan sistem imunitas dan menjaga agar tidak menurun melalui pemberian vitamin dan mineral yang cukup.

  1. Mengatur Pola Makan

Pengaturan pola makan pada bayi sangtlah penting. Hal ini dengan maksud untuk menjaga bayi selalu dalam keadaan sehat dengan imunitas yang dpaat terjaga. Pengaturan pola makan ini adalah dengan mengatur menu makan dan frekuensi makan pada bayi.

  1. Jauhkan Bayi dari Penderita Difteri

Penyakit ini merupakan penyakit yang menular dengan peranta penularaanya adalah udara. Untuk melakukan pencegahan sedini mungkin pada bayi, maka Anda dapat menjauhkan atau menghidari penderita difteri dari bayi Anda, agar tidak tertular oleh penyakit tersebut.

  1. Melakukan Gaya Hidup Sehat

Cara ini dapat dilakukan oleh orang tua yang memiliki bayi. Dengan pola gaya hidup yang sehat dapat mencegah bayi untuk terhindar dari penyakit. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat membawa bakteri di sekitar bayi. Bila Anda melakukakannya, cuci tangan atau mandi terlebih dahulu agar bersih untuk mendekati bayi.

  1. Memperhatikan Setiap Aktivitas Bayi

Bayi tekadang dapat merangkak dan menyentuh barang-barang yang penuh dengan kuman. Peran orang tua sangatlah penting pada cara ini. Dengan memperhatikan aktivitas dari bayi Anda maka dapat meminimalisir untuk bayi terjangkit bakteri pembawa difteri.

Bayi yang memiliki daya tahan tubuh rendah sebaiknya selalu diperhatikan oleh orang tua. Peran dari orang tua sangatlah besar untuk menghindarkan bayi Anda dari gejala difteri yang dapat menyerangnya. Pola hidup sehat dan kebersihan adalah kuncinya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*